Bab 48 – Si Kharismatik Charlie Wade

Bab 48 – Si Kharismatik Charlie Wade

Banyak wanita yang iri dan penasaran setelah mendengar berita itu.
Semua orang bertanya-tanya, siapakah wanita yang sangat beruntung memiliki pria yang bersedia menghabiskan jutaan dolar hanya untuk memesan seluruh Sky Garden satu malam dan menyatakan cintanya!
Orang-orang menantikan hari itu, sehingga mereka dapat ke sana dan melihat dengan mata kepala mereka sendiri!
Untuk menjaga identitasnya tetap rahasia, Charlie memerintahkan Isaac untuk melakukan perubahan khusus di Sky Garden untuk hari itu. Di saat yang sama, ia akan mengantisipasi kedatangan orang-orang di hari tersebut!
Dia ingin memberikan Claire, sekali seumur hidup sebuah pernikahan mewah di hari ulang tahun pernikahan mereka!
***
Charlie pergi ke toko 4S keesokan harinya.
Ia memiliki kartu kredit dengan saldo $10 miliar yang belum dia gunakan sama sekali.
Kali ini, dia ingin menghabiskannya untuk membeli mobil mewah dan berkelas untuk istrinya.
Dia bermaksud untuk membelikannya Rolls Royce, tapi setelah dia memikirkannya kembali, dia khawatir jika Claire akan menolaknya. Pertama, tidak akan mudah untuk menjelaskan bagaimana dia bisa membeli mobil yang sangat mahal, dan kedua dia mungkin agak malas mengendarai mobil sendiri.
Setelah mempertimbangkan segala faktor dan banyak pertimbangan, ia memutuskan untuk membeli sebuah sedan seharga $500.000. Mobil dengan kisaran harga itu tidak terlalu jelek dan mereka bisa gunakan untuk kegiatan sehari-hari juga. Dan tidak akan terlalu menyusahkan jika tergores atau dia menabrakkan mobilnya.
Mobil yang sesuai dengan harga tersebut adalah Audi A6. Mobil itu sangat terkenal dan sering digunakan pebisnis. Sedan itu berukuran panjang dan sangat cocok dengan istrinya.
Ketika Charlie tiba di toko 4S, ia memarkirkan skuternya di depan pintu dan berjalan masuk.
Dua orang pramuniaga segera bersiap menyambut saat mereka melihat seorang pelanggan masuk.
Seorang wanita yang berdiri di belakang kedua pramuniaga mendengus kesal, “Idih, pria itu datang dengan mengendarai skuter, dia pasti ke sini hanya untuk AC dan Wifi gratis. Tidak usah pedulikan dia.”
Mereka tiba-tiba kehilangan semangat untuk menyambut Charlie saat itu juga, saat mereka mendengar bahwa pelanggan yang datang mengendarai skuter.
Karena cuaca memang sedang panas, banyak sekali pengemis yang masuk ke dalam toko untuk mendinginkan diri mereka. Beberapa orang kadang tanpa malu duduk di dalam mobil yang berada di situ dan menolak untuk ke luar. Kepala pramuniaga yang kehabisan kesabarannya akan memanggil petugas keamanan untuk mengeluarkan mereka.
Charlie dengan pakaiannya yang lusuh memang terlihat kumuh dengan skuternya. Ia tidak terlihat seperti orang yang mampu membeli mobil Audi.
Charlie tidak peduli dengan tidak adanya pramuniaga yang melayaninya. Dia langsung melihat-lihat ke enam model A6 yang dipamerkan dan tahu kisaran harganya sekitar $300.000-$600.000. Model dengan harga termahal merupakan model dengan spesifikasi tertinggi—sedan panjang versi eksekutif.
Sejujurnya, mobil itu tampak keren!
Dia berpikir jika Claire bersedia menerima mobil dengan harga segitu. Selanjutnya, Charlie berkata, “Apakah kamu punya stok A6 dengan spesifikasi tertinggi? Aku ingin membelinya!”
Para pramuniaga memperhatikan Charlie seperti orang bodoh. Salah satu dari mereka berbicara dengan nada ketus, “Apa kamu tidak melihat harganya? Apa kamu tidak melihat angka nolnya ada berapa?”
Charlie mengerutkan dahinya, “Aku melihatnya, $608.000.”
Orang tersebut mencibir. “Kalau kamu melihatnya, lalu kenapa kamu masih ingin membelinya? Apa kamu mampu membelinya? Di sini banyak orang yang melihatmu. Jika kami memberikan tagihannya, lalu kamu menggesekkan kartumu dan tidak ada uangnya. Itu akan sangat memalukan!”
Charlie berkata dengan dingin, “Apa kamu sedang sakit? Apa kamu lupa meminum obatmu sebelum pergi kerja tadi pagi? Apa perlu aku panggilkan 911 untuk mengirim ambulans ke sini dan membawamu pergi?”
Orang tersebut mendengus dengan jijik, “Berhentilah menggertak! Aku akan meminta petugas keamanan untuk mengusirmu dari sini, ingatlah kata-kataku! Kamu hanya pecundang miskin yang masuk ke sini demi pendingin udara dan Wifi gratis! Maka hentikan aktingmu!”

Kita Usahakan Sampe Selesai Ya! Jangan Lupa Sering-sering Berkunjung ya!

di Info Menarik Terupdate

Add Comment